Batang, (24/02/2026) – Direktur Utama PT BPR BKK JATENG (PERSERODA), Rudy Wahyu Triyanto, turut serta dalam kegiatan Aksi Bersih Sampah Serentak yang digelar di Pantai Jodo, Desa Sidorejo, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, pada Selasa (24/02/2026).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Jawa Tengah. Aksi tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah.
Dalam kesempatan tersebut, Rudy Wahyu Triyanto menyampaikan bahwa partisipasi PT BPR BKK JATENG (PERSERODA) merupakan wujud nyata dukungan BUMD terhadap program Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, khususnya dalam bidang pelestarian lingkungan.
“Kegiatan ini bukan sekadar aksi simbolis, tetapi menjadi momentum bersama untuk membangun kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Sebagai BUMD milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, kami memiliki tanggung jawab moral untuk turut mendukung gerakan positif seperti ini. BKK Jateng akan menindaklanjuti program ini dengan program BKK Resik, Sehat, dan Ayem” ujar Rudy.
Sambutan Gubernur Jawa Tengah: Gerakan Jawa Tengah ASRI Menuju 0% Sampah
Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk segera melakukan langkah-langkah konkret dalam penanganan sampah secara menyeluruh dengan target menuju 0% sampah.
Beliau memperkenalkan tema besar gerakan lingkungan bertajuk “Gerakan Jawa Tengah ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah)” yang menjadi semangat bersama dalam membangun budaya peduli lingkungan di seluruh wilayah Jawa Tengah.
“Kita tidak boleh lagi menunda penanganan sampah. Jawa Tengah harus bergerak bersama untuk mewujudkan pengelolaan sampah yang terintegrasi, dari hulu hingga hilir. Target kita jelas, menuju 0% sampah yang tidak tertangani. Melalui Gerakan Jawa Tengah ASRI, kita ingin memastikan lingkungan yang Aman, Sehat, Resik, dan Indah untuk generasi mendatang,” tegas Ahmad Luthfi.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, BUMD, dunia usaha, hingga komunitas untuk aktif berpartisipasi dan tidak hanya mengandalkan pemerintah dalam menyelesaikan persoalan sampah.
Menurutnya, aksi bersih sampah serentak yang dipusatkan di Pantai Jodo, Desa Sidorejo, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang ini menjadi simbol kolaborasi dan langkah nyata dimulainya gerakan berkelanjutan di seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah.
Dukungan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah, Widi Hartanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa aksi bersih sampah ini merupakan bagian dari gerakan kolektif untuk menekan volume sampah, khususnya di kawasan pesisir yang rentan terhadap pencemaran.
“Permasalahan sampah adalah tanggung jawab bersama. Kami mengapresiasi partisipasi aktif seluruh pihak, termasuk PT BPR BKK JATENG (PERSERODA), yang telah menunjukkan komitmennya dalam mendukung program lingkungan hidup di Jawa Tengah,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa gerakan ini akan terus digalakkan secara berkelanjutan dengan penguatan edukasi, pengurangan sampah dari sumbernya, serta optimalisasi pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Pantai Jodo yang merupakan salah satu destinasi wisata di Kabupaten Batang dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki potensi wisata yang besar serta menjadi ruang publik yang perlu dijaga kebersihannya. Ratusan peserta yang terdiri dari unsur pemerintah, BUMD, relawan, dan masyarakat setempat tampak antusias memungut dan memilah sampah di sepanjang garis pantai.
Melalui kegiatan ini, PT BPR BKK JATENG (PERSERODA) kembali menegaskan perannya tidak hanya sebagai lembaga jasa keuangan, tetapi juga sebagai institusi yang aktif dalam kegiatan sosial dan lingkungan, sejalan dengan semangat pembangunan berkelanjutan serta mendukung penuh terwujudnya Jawa Tengah ASRI.
